Rabu, 29 April 2015


CLAUSE..




Clause adalah kelompok kata yang mengandung subject dan predicate.Clause mungkin berupa sentence(dapat berdiri sendiri sebagai suatu kalimat: independent clause) atau seperti sentence (tidak dapat berdiri sendiri: dependent clause) yang berada di dalam complex sentence
Pengertian Adjective Clause
Adjective clause atau relative clauseadalah dependent clause yang berfungsi sebagai adjective dan menjelaskan noun atau pronoun padamain clause dari suatu complex sentence (kalimat yang terdiri dariindependent clause dan satu atau lebih dependent clause).
Posisi adjective clause selalu mengikuti noun atau pronoun yang diterangkannya. Di dalam kalimat, noun atau pronoun itu berfungsi sebagai subject atau object.Adjective clause dimulai dengan suatu kata yang disebut relative pronoun (who, whom, that, which, whose, etc) yang berfungsi menjembatani hubungan dengannoun atau pronoun yang diterangkannya.

Contoh Adjective Clause
  • Adjective Clause pada Complex Sentence (kalimat kompleks) : The movie that we saw last morning was very good.
  • Adjective Clause dengan Relative Pronoun : I thanked the woman who helped me.
  • Adjective Clause dengan Subordinate Conjunctions “where” dan “when” :
Adjective Clause menggunakan “where” 
The building is very old. He lives in that building (there).
  1. The building where he lives is very old.
  2. The building in which he lives is very old.
  3. The building which he lives in is very old.
(Artinya : Bangunan dimana dia tinggal itu sangat tua.)
Where digunakan pada adjective clause untuk merubah tempat (negara, kota, ruangan, rumah, dll). Jika wheredigunakan, preposition tidak digunakan dalam adjective clause (seperti contoh 1). Tetapi jika where tidak digunakan,relative pronoun dan preposition harus digunakan (seperti contoh 2 & 3).
Adjective Clause menggunakan “when”
I’ll never forget the day. I met you (on that day).
  1. I’ll never forget the day when I met you.
  2. I’ll never forget the day that I met you.
(Artinya : Saya tidak akan pernah melupakan hari ketika saya bertemu dengan kamu.)
When digunakan pada adjective clause untuk merubah kata benda dari waktu (tahun, hari, waktu, dll).


Pengertian Adverbial Clause

Adverbial clause adalah dependent clause yang berfungsi sebagaiadverb (kata keterangan) dan memberikan informasi tentang verb,adjective, atau adverb yang berada pada independent clause dengankapasitasnya menjawab pertanyaan: howwhenwherewhy, atau to what degree. 
Adverbial clause dimulai dengan suatu kata yang disebut subordinate conjunction (when, after, because, though, etc). Kata ini berguna untuk menjembatani hubungan dengan independent clause yang diterangkan. Gabungan klausa ini dengan independent clause dinamakan dengan complex sentence, yaitu kalimat yang terdiri dari independent dan satu atau lebih dependent clause.
Macam-macam adverbial clause antara lain: adverbial clause of time (waktu), place(tempat), cause & effect (sebab & akibat), purpose & result (tujuan & hasil), condition(pengandaian), contrast/consession (pertentangan), manner (cara), dan reason(alasan).

Macam-macam dan Contoh Kalimat Adverbial Clause:
  • Adverb Clause of Time – Adverb Clause of Time adalah adverbial clause yang menyatakan waktu. Untuk menunjukkan adverb clause of time kita bisa menggunakan subordinating conjunctions, seperti: after, as long as, as soon as, before, since, until, when, whenever, while.
Contoh Kalimat Adverb Clause of Time:
When I was writing an diary book, my friend came.
Before I read history book, I was read a novel.
The coach met with her players after the game was over.
  • Adverb Clause of Place – Adverb Clause of Place adalah adverbial clause yang menyatakan tempat, dan dapat menggunakan subordinating conjunction: where, wherever, anywhere, everywhere.
Contoh Kalimat Adverb Clause of Place:
You may go wherever you want.
Anywhere you go, sports stars are national heroes.
Wherever you are,I’ll be able to find you.
  • Adverb Clause of Reason - Adverb Clause of Reason adalah adverbial clause yang menyatakan alasan, kita dapat menggunakan subordinating conjunctions: as, because, since.
Contoh Kalimat Adverb Clause of Reason:
Since it’s raining so heavily, I can’t go out.
Lissa doesn’t go to school because she is sick.
He was unable to play in the final games as he had hurt his ankle.
  • Adverb Clause of Manner – Adverb Clause of Manner adalah adverbial clause yang menyatakan cara.
Contoh Kalimat Adverb Clause of Manner:
Do as I ask you to do.
  • Adverb Clause of Contrast / Concession – Adverb Clause of Contrast adalah adverbial clause yang menyatakan perbedaan atau pertentangan. kita dapat menggunakan subordinating conjunctions: altough, even, though, while, where as untuk menunjukkan adverb clause of contrast.
Contoh Kalimat Adverb Clause of Contrast:
He is still poor although he has worked so hard.
Even though I don’t have much money, I will try to help him.
They won the game, though they didn’t really deserve the victory.
  • Adverb Clause of Condition – Adverb Clause of Condition adalah adverbial clause yang menyatakan syarat, kita dapat menggunakan subordinating conjunctions: if, even if, only if, unless.
Contoh Kalimat Adverb Clause of Condition
You’ll succeed, if you do your best.
If I were a bird, I would fly.
You won’t be rich unless you work hard.
You will be comfortable inside the house even if it’s cold and raining outside.
  • Adverb Clause of Result – Adverb Clause of Result adalah adverbial clause yang menyatakan akibat.
Contoh Kalimat Adverb Clause of Result:
She is so short that she can’t become a stewardess.
She studies so hard that she is successful in her study.
  • Adverb Clause of Purpose – Adverb Clause of Purpose adalah adverbial clause yang menyatakan tujuan.
Contoh Kalimat Adverb Clause of Purpose:
Susan takes a computer lesson in order that she can get a job easily.
People eat nutritious food so that they will keep healthy.
  • Adverb Clause of Comparison – Adverb Clause of Comparison adalah adverbial clause yang menyatakan perbandingan.
Contoh Kalimat Adverb Clause of Comparison:
Johan can speak English as fluently as his teacher.
An elephant is stronger than a rabbit.
Macam-macam dan Contoh Kalimat Adverbial Clause:
  • Adverb Clause of Time – Adverb Clause of Time adalah adverbial clause yang menyatakan waktu. Untuk menunjukkan adverb clause of time kita bisa menggunakan subordinating conjunctions, seperti: after, as long as, as soon as, before, since, until, when, whenever, while.
Contoh Kalimat Adverb Clause of Time:
When I was writing an diary book, my friend came.
Before I read history book, I was read a novel.
The coach met with her players after the game was over.
  • Adverb Clause of Place – Adverb Clause of Place adalah adverbial clause yang menyatakan tempat, dan dapat menggunakan subordinating conjunction: where, wherever, anywhere, everywhere.
Contoh Kalimat Adverb Clause of Place:
You may go wherever you want.
Anywhere you go, sports stars are national heroes.
Wherever you are,I’ll be able to find you.
  • Adverb Clause of Reason - Adverb Clause of Reason adalah adverbial clause yang menyatakan alasan, kita dapat menggunakan subordinating conjunctions: as, because, since.
Contoh Kalimat Adverb Clause of Reason:
Since it’s raining so heavily, I can’t go out.
Lissa doesn’t go to school because she is sick.
He was unable to play in the final games as he had hurt his ankle.
  • Adverb Clause of Manner – Adverb Clause of Manner adalah adverbial clause yang menyatakan cara.
Contoh Kalimat Adverb Clause of Manner:
Do as I ask you to do.
  • Adverb Clause of Contrast / Concession – Adverb Clause of Contrast adalah adverbial clause yang menyatakan perbedaan atau pertentangan. kita dapat menggunakan subordinating conjunctions: altough, even, though, while, where as untuk menunjukkan adverb clause of contrast.
Contoh Kalimat Adverb Clause of Contrast:
He is still poor although he has worked so hard.
Even though I don’t have much money, I will try to help him.
They won the game, though they didn’t really deserve the victory.
  • Adverb Clause of Condition – Adverb Clause of Condition adalah adverbial clause yang menyatakan syarat, kita dapat menggunakan subordinating conjunctions: if, even if, only if, unless.
Contoh Kalimat Adverb Clause of Condition
You’ll succeed, if you do your best.
If I were a bird, I would fly.
You won’t be rich unless you work hard.
You will be comfortable inside the house even if it’s cold and raining outside.
  • Adverb Clause of Result – Adverb Clause of Result adalah adverbial clause yang menyatakan akibat.
Contoh Kalimat Adverb Clause of Result:
She is so short that she can’t become a stewardess.
She studies so hard that she is successful in her study.
  • Adverb Clause of Purpose – Adverb Clause of Purpose adalah adverbial clause yang menyatakan tujuan.
Contoh Kalimat Adverb Clause of Purpose:
Susan takes a computer lesson in order that she can get a job easily.
People eat nutritious food so that they will keep healthy.
  • Adverb Clause of Comparison – Adverb Clause of Comparison adalah adverbial clause yang menyatakan perbandingan.
Contoh Kalimat Adverb Clause of Comparison:
Johan can speak English as fluently as his teacher.
An elephant is stronger than a rabbit.

Pengertian Noun Clause

Noun Clause adalah dependent clause yang berfungsi sebagainoun (kata benda). Klausa kata benda ini dapat berfungsi sebagai subjectmaupun object di dalam suatuclause atau phrase lain. Karena berfungsi sebagai kata benda, maka dapat digantikan dengan pronounit“.
Terdapat beberapa fungsi dan contoh noun clause, perhatikan contoh-contoh nya dibawah ini:
Noun Clause sebagai Subject Kalimat (subject of a sentences)
  • What he said doesn’t convince she at all. (Apa yang dia katakan tidak meyakinkannya sama sekali.)
  • How we becomes so rich makes me people curios. (Bagaimana dia menjadi begitu kaya, membuat orang-orang menjadi penasaran.)
  • What the salesman has said is untrue. (Apa yang sudah dikatakan oleh pedagang itu tidak benar.)
Noun Clause sebagai Object Verba Transitif (Object of a Transitif Verb)
  • I know what you mean. (Saya tahu apa yang kamu maksud.)
  • Please tell me what happened. (Tolong katakan padaku apa yang terjadi.)
  • She said that her daughter would study in Singapore. (Dia mengatakan bahwa putrinya akan belajar di Singapur.)


Kamis, 19 Maret 2015



TUGAS BAHASA INDONESIA




  • CONTOH PARAGRAF DEDUKTIF

Contoh paragraf deduktif dari koran :
a.    KOTA – Jarang ada pasar tradisional yang menyediakan layanan kesehatan seperti pasar Songgolangit Ponorogo. Dinamakan pos kesehatan pasar alias poskespas karena ditujukan melayani pedagang dan pembeli. Tingkat kunjungan pasien mencapai 20 orang perhari kendati letak poskespas itu terpencil di dekat area parkir. “Letakya nyelempit, kalau orang baru pasti bingung mencari, ungkap karmini, salah seorang pedagang yang menjadi pasien setia poskespas Pasar Songgolangit, kemarin (16/8).
b.  Pos kesehatan di pasar itu memang di khususkan melayani pedagang dan pembeli. Pedagang tidak akan khawatir meninggalkan dagangannya karena haanya berobat masih di kawasan pasar. Mereka dapat antre saat sepi pembeli. “kebanyakan periksa gula darah dan rematik, mayoritas pasiennya berusia tua,” papar Yayuk. (pra/hw)
c.  Ada juga perda penyelenggaraan pendidikan. Aturan itu juga menggariskan sejumlah kebijakan baru di bidang pendidikan. Misalnya, alokasi bantuan personal kepada sisiwa SD, SMP, SMA/MK swasta. Dengan alokasi itu, siswa tidak mampu tidak perlu khawatir memikirkan biaya membeli seragam, hinnga buku tulis. Sebab, pemkot akan menanggung dalam bentuk barang.



  • PARAGRAF DEDUKTIF

                Global warming kini telah menjadi masalah global, melanda dan berdampak pada setiap negara. Temperatur bumi kian memanas, dan musim berganti kian sulit di prediksi. Es-es di Kutub Utara banyak yang mencair. Debet air laut di muka bumi meningkat, dan mengakibatkan banyak pulau-pulau di bumi yang tenggelam dan terancan tenggelam.
                Pencemaran yang mengakibatkan lapisan ozone atmofer rusak adalah indikasi dari Global Warming atau pemanasan gkobal. Lapisan ozone yang rusak membuat panas sinar matahari menjadi lebih panas dan langsung mengarah ke permukaan bumi. Hal itu terjadi karena sejatinya lapisan ozone yang terdapat pada atmosfer berfungsi untuk menahan panas sinar matahari yang berlebihan langsung mengarah ke bumi. Adanya rumah kaca dan maraknya pembalakan liar terhadap hutan menjadi sumbangsi terhadap pemanasan global. Rumah kaca menimbulkan efek rumah kaca yang mana panas matahari dipantulkan melalui kaca pada rumah kaca kemudian diarahkan ke atmosfer dan dipantulkan kembali ke bumi yang dapat mengarah ke rumah kaca lagi sehingga panas matahari terperangkap di bumi. Sedangkan hutan yang gundul dapat mengurangi paru-paru bumi dan panas yang disinarkan matahari tidak dapat dibendung oleh pohon-pohon.
                Pelestarian dan pembenahan mental terhadap lingkungan adalah salah satu cara untuk menanggulangi pemanasan global. Dimulai dari hal-hal yang kecil seperti menanam pohon dilingkungan rumah dan mulai membenahi  diri dan mengatur pemakaian benda-benda yang dapat berpotensi mencemari lingkungan. Tidak untuk menanggulangi pemanasan global saja, pembenahan ini harus dilakukan untuk membentuk etika terhadap lingkungan yang baik. Dalam skala besarnya sudah mulai direalisasikan mengenai reboisasi global terhadap hutan-hutan penyangga atau sebagai paru-paru bumi. Mari bersama-sama menanggulangi masalah global ini dimulai daridiri sendiri.


  • SOAL PENALARAN DEDUKTIF


1.  My : Penyakit yang disebabkan oleh virus sulit diobati.
     Mn : Deman berdarah disebabkan oleh virus.
     K     : Demam berdarah sulit diobati.
     E     : Demam berdarah sulit diobati, karena demam berdarah disebabkan oleh virus.

2. My : Semua petani yang baik adalah petani yang menggarap sawahnya setiap tahun.
     Mn : Paijo menggarap tanah pertaniannya setiap tahun.
     K     : Paijo adalah petani yang baik.
     E     : Paijo adalah petani yang baik, karena paijo menggarap tanah pertaniannya setiap tahun.

3.   My : Tidak satu pun prajurit TNI menjadi komandan pasukan asing.
      Mn : Piere prajurit TNI
      K     : Piere tidak menjadi komandan pasukan asing.
      E     : Piere tidak menjadi komandan pasukan asing, karena piere prajurit TNI.

4. My : Manusia bersifat selalu ingin tahu.
     Mn : Mahasiswa adalah manusia 
     K   : Mahasiswa bersifat selalu ingin tahu.
     E   : Mahasiswa bersifat selalu ingin tahu, karena mahasiswa adalah manusia.
5. My : Tidak ada benda cair yang mengalir ke tempat yang lebih tinggi.
     Mn : Batu bukan benda cair.
     K   : Batu mengalir ke tempat yang lebih tinggi.

     E   : Batu mengalir ke tempat yang lebih tinggi, karena batu bukan benda cair.

Kamis, 11 Desember 2014

RESENSI BUKU


8.. 9.. 10.. Udah Belum?




IDENTITAS BUKU
  • Judul Buku: 8.. 9.. 10.. Udah Belom?
  • Penulis Buku: Laurentia Dermawan
  • Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
  • Kota penerbit: Jakarta
  • Tahun terbit: 2008
  • Tebal buku: 216 halaman
  • Ukuran buku: 19,5 cm x 13,5 cm
  • Cetakan: Pertama
  • ISBN: 978-979-22-3907-2

SINOPSIS
         Sewaktu masih kanak-kanak, Nesya dan Vino adalah teman sepermainan. Saat mereka bermain petak umpet dan Nesya bersembunyi, Vino malah pulang dan tidak muncul-muncul lagi. Sendirian dan ketakutan Nesya terus bersembunyi, hingga akhirnya ditemukan oleh Mike.
      Sepuluh tahun kemudian, Vino dan Nesya bertemu kembali, Vino tetap ingat pada Nesya, tapi Nesya tidak mengenal Vino. Ya, dua bulan sebelumnya Nesya mengalami kecelakaan bersama Mike, kekasihnya Mike meninggal dunia, dan Nesya amnesia.
       Nesya memiliki sahabat karib bernama Kaira, Kaira selalu membantu untuk memulihkan ingatan Nesya, ia sebisa mungkin menutupi kecelakaan yang menyebabkan ia amnesia, ia takut Nesya semakin terpuruk karena mengetahui Mike meninggal dalam kecelakaan tersebut.
    Tetapi berbeda dengan Vino, ia sangat ingin memulihkan ingatan Nesya dengan mengatakan sujujurnya. Tetapi Vino malah jatuh cinta pada Nesya. Setelah Vino tahu bahwa Nesya pacar almarhum Mike, sahabatnya sendiri, Vino malah ingin menutupinya. Vino ingin Nesya hanya mencintainya tanpa mengingat kenangan akan Mike.
      Beberapa bulan kemudia, Nesya mengalami kecelakaan dengan Vino. Akibat kecelakaan itu, Nesya kembali mengingat semuanya. Nesya sempat marah dengan Vino dan Kaira. Namun akhirnya, ia pun dapat menerima semuanya.
    Permainan petak umpet mereka pun berakhir, Vino akhirnya menemukan Nesya. Dan mereka menjadi sepasang kekasih.


TUJUAN PENGARANG BUKU
      Tujuan novel ini dibuat, untuk memeberitahukan pada pembaca novel terutama kalangan muda atau remaja  betapa pentingnya arti dari persahabatan dan juga kasih sayang dari orang-orang tersayang, seperti orang tua, sahabat atau teman dan juga kekasih atau pacar.


KEUNGGULAN BUKU
  • Judul yang menarik, sehingga membuat orang penasaran akan isi ceritanya dan ingin sekali membaca novel ini.
  • Cover yang menarik.
  • Merupakan kisah romantisme yang menarik dan sangat digemari oleh kalangan anak muda saat ini.

KELEMAHAN BUKU
  • Ceritanya yang klasik, atau banya novel yang memiliki alur yang sama.
  • Cerita novel yang kurang dikembangkan.
  • Tokoh dan cerita novel ini tidak luas atau bisa dibilang tokohnya hanya itu-itu saja.

BAHASA PENGARANG/GAYA BAHASA
    Bahasa yang digunakan oleh pengarang, dibuat menjadi bahasa yang mudah dimengerti dan santai tetapi sopan. Tidak berbelit-belit.


KESIMPULAN
      Buku ini sangat menarik dan baik untuk dibaca kalangan anak muda. Karena memiliki pesan yang diberikan dari cerita ini sangat bermanfaat dan juga bisa menjadi inspirasi pembaca dikehidupan sehari-hari. Seperti persahabatan, kasih sayang, peduli antar sesama, dan arti dari kejujuran serta saling percaya antara satu sama lain. Buku ini tentu saja mengajarkan hal-hal tentang kebaikan.